IESPA Mendampingi mas Wakil Presiden melakukan kunjungan ke SMP Santo Yusuf


Masa depan ekosistem esports tidak hanya ditentukan oleh pesatnya pertumbuhan industri dan antusiasme komunitas, melainkan oleh kokohnya fondasi pembinaan serta integrasi pendidikan formal yang menopangnya.
Keterlibatan aktif dalam dunia esports dan teknologi modern selalu berakar pada titik temu antara pendidikan, penguatan karakter, dan literasi digital. Perkembangan industri digital yang begitu dinamis memerlukan pendekatan terstruktur agar minat generasi muda dapat diarahkan menjadi potensi yang produktif, beretika, dan berkelanjutan. Pembangunan talenta muda hanya dapat berjalan optimal apabila didukung oleh sistem pelatihan yang bertanggung jawab, kepemimpinan yang suportif, serta kolaborasi erat antarpemangku kepentingan.
Pendampingan IESPA bersama Wakil Presiden Republik Indonesia, Mas Gibran Rakabuming Raka, dalam kunjungan kerja ke SMP Santo Yusuf di Bandung menjadi langkah nyata untuk memperkuat sinergi antara dunia pendidikan dan olahraga digital. Kehadiran para pemangku kebijakan di tingkat pusat hingga daerah menegaskan komitmen bersama dalam menciptakan ruang tumbuh yang positif bagi talenta masa depan.
Program ekstrakurikuler yang dijalankan bersama Akademi Garudaku kini telah memasuki pekan keempat, berfokus pada pembinaan dasar mentalitas gamers, disiplin, kerja sama tim, serta sportivitas. Tujuan utamanya bukan sekadar mencetak pemain kompetitif, melainkan membangun ekosistem di mana para siswa dapat memahami potensi karir digital secara profesional dan bertanggung jawab.
Di saat yang sama, kunjungan ini memperlihatkan bahwa ruang lingkup dunia digital pelajar jauh melampaui layar kompetisi. Eksplorasi karya inovasi berbasis Internet of Things (IoT) buatan para siswa menunjukkan betapa pentingnya memadukan kreativitas teknologi dengan pemecahan masalah nyata dalam kurikulum sekolah. Literasi teknologi yang kuat adalah fondasi utama agar generasi muda tidak hanya berperan sebagai konsumen, tetapi juga sebagai inovator di era modern.
Kolaborasi ini turut didukung penuh oleh Staf Khusus Wakil Presiden Mas Achmad Adhitya, Wakil Gubernur Jawa Barat Erwan Setiawan, Walikota Bandung Muhammad Farhan, COO Akademi Garudaku Robert Aditya, serta segenap jajaran pengurus ESI Jawa Barat dan IESPA Jawa Barat. Keterlibatan lintas sektor ini menjadi bukti bahwa sinergi kelembagaan sangat krusial untuk menjaga kontinuitas dan keberlanjutan pembinaan talenta daerah.
Bagi kami, pengembangan esports di lingkungan sekolah bukan sekadar tentang aktivitas bermain game. Ini adalah ikhtiar strategis untuk menanamkan nilai-nilai kepemimpinan, kedisiplinan, dan penguasaan teknologi sejak dini. Melalui pembinaan yang terarah, kolaborasi terbuka, dan pondasi pendidikan yang kokoh, ekosistem esports Indonesia dapat terus melangkah maju menuju masa depan yang lebih inklusif, berdaya saing tinggi, dan berprestasi di kancah dunia.
Keren banget ya, kolaborasi teknologi dan dunia esports masuk sekolah. Menurut kalian, sekolah mana lagi nih yang wajib punya ekskul kayak gini?
Berita Terkait


Berita Utama/24 Oktober 2026
Puncak Hekrafnas 2026 Usung Tema “Rekacipta Nusantara”, GEKRAFS Tegaskan Ekonomi Kreatif Sebagai Kekuatan Strategis Masa Depan Indonesia


Berita Utama/23 Oktober 2026
Sukses Besar! PB ESI Sukses Gelar Event Panglima TNI, IESPA Berikan Dukungan Penuh untuk Kemajuan Esports Nasional


Berita Utama/19 Oktober 2026
